Sosialisasi Tentang Hubungan Antara Pengetahuan Perawat Tentang Rekam Medis Dengan Kelengkapan Pengisian Catatan Keperawatan Di Rumah Sakit Umum Stella Maris Medan
Abstract
Rumah Sakit sebagai sarana pelayanan kesehatan wajib membuat rekam medis. Salah satu hal penting dalam dokumen rekam medis adalah kelengkapan rekam medis. Menurut Permenkes No.24 Tahun 2022 pencatatan dan pendokumentasian harus lengkap, jelas, dan dilakukan setelah pasien menerima pelayanan kesehatan dengan mencantumkan nama, waktu dan tanda tangan pekerja kesehatan yang memberikan pelayanan. Perawat sebagai tenaga kesehatan wajib membuat pencatatan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan pengetahuan perawat rekam medis dengan pengisian rekam medis bedah. Penelitian ini menggunakan observasional dengan pendekatan cross sectional. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bertugas di instalasi bedah sentral Rumah Sakit Umum Stella Maris Medan. Objek penelitian adalah berkas rekam medis pasien rawat inap yang dianalisis dengan teknik sampel jenuh. Penelitian dilakukan pada periode 1-31 Januari 2012 dengan menggunakan kuesioner. Instrumen penelitian untuk menilai tingkat pengetahuan tentang rekam medis. Uji statistik menggunakan chi square dengan SPSS Pengetahuan perawat rekam medis dengan kelengkapan pengisian rekam keperawatan bedah diperoleh nilai signifikansi p= 0,024. Namun nilai tersebut belum memenuhi syarat karena ada 3 sel yang saya dapatkan kurang dari 5. Uji ekstrak fisher dilakukan dengan nilai p= 0,016. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara pengetahuan perawat tentang rekam medis dengan kelengkapan pengisian rekam medis bedah.